BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan merupakan kebutuhan manusia sepanjang hidup dan selalu
berubah lantaran mengikuti perkembangan zaman, teknologi, dan budaya
masyarakat. Pendidikan dari masa ke masa mengalami kemajuan yang sangat pesat,
demikian juga piranti pendidikan yang canggih, oleh sebab itu perubahan yang
terjadi di tengah masyarakat adalh diakibatkan oleh majunya dunia pendidikan,
pendidikan tidak hanya merambah dunia nyata akan tetapi sudah merambah dunia
maya, yang menurut pemikiran lama masih dalam bentuk khayalan dan angan-angan,
sekarang sudah dalam bentuk kenyataan.
Sekarang orang sudah dapat mengakses informasi-informasi melalui
media (internet) dari jarak jauh dan tidak mutlak dilakukan dengan tatap muka
atau berhadapan, seketika orang sudah mendapat informasi melalui televisi yang live.
Perkembangan dan perubahan pendidikan yang maju menuntut kita untuk
mempersiapinya dengan matang pula, tenaga pengajar dituntut untuk mengembangkan
kemampuan dirinya dengan pengetahuan, keterampilan dan keahlian agar guru dan
dosen tidak tergilasnya oleh majunya pendidikan, dalam situasi bagaimanapun
sang guru dan dosen tetap menjadi kemudi untuk mencapai masyarakat madani.
Desain Pembelajaran adalah tata cara yang dipakai untuk
melaksanakan proses pembelajaran. Konsep desain pembelajaran pertama sekali
dimanfaatkan pada perang dunia II dan sesudahnya. Menurut Jerrold E. Kemp, pada
waktu itu para psikolog memperkenalkan teori baru tentang proses
pembelajaranmanusia, termasuk pentingnya merinci tugas yang akan dipelajari dan
dilaksanakan, dan kebutuhan siswa untuk berperan aktif agar mereka benar-benar
belajar. Pada waktu yang sama, ahli media audi visual menggunakan asas belajar
yang diketahui dalam merancang film dan media pengajaran lainnya. (Martinis
Yamin, 2010: 10)
Persoalan bagaimana mengembangkan suatu desain pembelajaran, ternyata
bukanlah hal yang mudah, serta tidak sederhana yang kita bayangkan. Dalam skala
mikro, model desain pembelajaran berfungsi sebagai salah suatu alat dan pedoman
untuk mengantar peserta didik sesuai dengan harapan dan cita–cita masyarakat.
Oleh karena itu, proses mendesain dan merancang suatu desain pembelajaran mesti
memperhatikan sistem nilai (Value System) yang berlaku beserta perubahan –
perubahan yang terjadi di masyarakat itu. Disamping itu, karena model desain
pembelajaran juga harus memperhatikan segala aspek yang terjadi pada peserta
didik. Persoalan–persoalan tersebut yang mendorong begitu kompleknya proses
pengembangan model desain pembelajaran. Sehingga, pada makalah ini penulis akan
memaparkan secara gambling tentang beberapa model desain pembelajaran beserta
menganalisisnya satu per- satu.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah
yang telah diuraikan sebelumnya, maka rumusan
masalah dalam makalah ini adalah “Bagaimana Analisa terhadap beberapa Model Desain Sistem Pembelajaran”.
1.3 Tujuan Masalah
Makalah
ini bertujuan untuk “Mengetahui hasil analisa terhadap beberapa Model Desain
Pembelajaran”.